Gratitude Journaling: Evaluasi Rasa Syukurmu Dan Hidup Lebih Bahagia

Gratitude-journaling

Di penghujung tahun ini, di situasi yang masih sama selama pandemi mungkin telah membuat kita merasa sempit bahkan merasa telah kehilangan banyak hal.

Namun mari kita hilangkan sejenak semua tekanan itu, karena selalu saja ada dan banyak hal yang bisa kita syukuri.

Ya, ada begitu banyak sekali baik yang mudah untuk kita sadari maupun kenikmatan yang harus kita renungkan lebih dalam.

Lancarnya pekerjaan kita, mendapat keramahan dari orang-orang, target bulanan membaca tercapai, atau dengan duduknya kita bersantai di sebuah lahan hijau dan menghirup udara segar pun kesemuanya menuntun kita pada kesyukuran

Dalam pendekatan science beryukur dipahami sebagai proses mengenali dan mengakui kenikmatan-kenikmatan yang telah kita terima. Mengenali bahwa sumber kenikmatan itu berada dari luar diri, dan mengakui akan kenikmatan tersebut sebagai pemberian baik secara langsung maupun tidak langsung. Begitu ungkap Robert A. Emmons seorang psikolog california.

Ada banyak hal yang bisa kita lakukan agar dapat mengungkapkan dan meningkatkan rasa syukur, diantaranya ialah dengan mencatat apa-apa yang telah kita nikmati dan berterima kasih dalam sebuah "gratitude Journal".

Apa itu Gratitude Journaling?

Gratitude journaling merupakan sebuah kegiatan mencatat dan merefleksikan apa saja yang membuat kita merasa bersyukur, berterima kasih, dan hal positif lainnya.

Dengannya kita memfokuskan pikiran pada aspek-aspek positif dalam hidup sehingga tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif.

Dari sisi psikologi manusia memang memiliki tendensi untuk mengedepankan informasi negatif daripada positif (sebagai mekanisme alami untuk mengenali keberbahayaan, yang disebut sebagai negativity bias.

Kenapa gratitude Journaling?

Mengekstraksi isi pikiran kita kedalam suatu bahasa yang konkret baik lisan maupun tulisan akan lebih unggul ketimbang hanya memikirkan apa yang kita rasakan saja.

Menurut beberapa infromasi, gratitude journaling ini menjadi praktik yang populer dalam penerapan psikologi positif -studi ilmiah tentang kebahagiaan.

Kita akan lebih mudah mengukur perasaan dan stabilitas emosi kita secara konkret, dengan itu pula kita bisa mengimbangi bias negatif yang selal datang menghampiri.

Sehingga kita bisa merefresh keseharian kita untuk tetap positif, penuh rasa syukur, dan tentunya menjadi lebih bahagia -tidak hanya diri sendiri tapi akan menular ke orang lain.

Saat kita melakukan pencatatan nikmat yang telah kita dapatkan sebelum tidur, tentunya akan membantu kita tidur lebih nynyak dan tanpa tekanan. Begitupula dengan rasa "sakit" yang kita alami akan tereduksi dan tidak akan berkepanjangan

Tips Membuat Gratitude Journal

Tidak ada format baku untuk membuat gratitude journal, sebagian orang memilih dengan gaya penulisa seperti bullet journal yang sederhana dan secara straight hanya menulisan poin-poin utama.

Ada juga yang senang membuatnya menjadi sebuah narasi panjang, yang kaya akan pesan-pesan emosinal. Ya, ikutilah gaya sendiri, karena tulisan itu yang akan kita baca sendiri bukan orang lain

Namun ada beberapa hal yang bisa kita berikan pada gratitude journal kita agar membedakan dengan jurnal yang lain seperti diary, planner dll.. yaitu memberikan mainframe atau fokus pada hal-hal apa saja yang kita berterima kasih dan bersyukur padanya. Mari sedikit perhatikan perbedaan berikut ini:

  1. Gratitude Journal terfokus pada hal-hal yang kita senang dan menyukurinya
  2. Planner fokus pada susatu yang akan atau perlu kita lakukan
  3. Diary bisa berisi ungkapan apa saja yang telah kita alami
  4. Notes membantu kita mengingat hal-hal penting
Masing-masing dari hal di atas memiliki peran dan tujuan masing-masing dibuat

Tentang apa yang kita rasakan, bukan tentang yang hendak kita tulis

Alangkha baiknya ketika hendak menulis, kita rasakan dan akusisi segala kenikmatan yang layak kita syukuri. Visualisasikan kesemuanya agar memberi sensasi penerimaan dan pengakuan bahwa semuanya sangat tepat untuk kita berterima kasih atasnya.

Kadang tidak hanya syukur yang kita rasakan, tapi juga ketakjuban akan semua yang telah kita terima. Semakin diingat semakin banyak dan tak terbatas, dalam FirmanNya pun ditegaskan bahwa kita tidak akan mampu menghitung nikmat Allah.

Oleh karena itu trik yang bisa kita terapkan dalam menulisnya ialah dengan menggunakan "kategori atau tags" yang dapat mengelompokkan berbagai kenikmatan.

Seperti misal tentang Relationship; Sesuatu yang kita dapatkan; atau sesuatu yang sederhana tapi bermakna, dan lainnya. yang bisa membantu kita menuangkan kenikmatan yang tak terbatas itu menjadi lebih sederhana.


Kita bisa melakukan gratitude journaling ini di waktu-waktu tenang kita, baik di waktu sebelum tidur maupun setelah tidur. Beberapa benefit menurut beberapa informasi, kita bisa tidur lebih lelap dan nyenyak ketika melakukannya sebelum tidur, begitupula jika melakukannya setelah bangun atau hendak memulai aktifitas pagi akan memberi kesan positif dan vibes yang lebih menyegarkan.

Terima kasih :)
Gratitude Journaling: Evaluasi Rasa Syukurmu Dan Hidup Lebih Bahagia
Baca juga :
Checkout Form Whatsapp
Data Anda
Data Lainnya
KIRIM