Deforestasi Menjadi Ancaman Global Terburuk Paling Awet

gambar-deforestrasi

Sepanjang sejarah manusia, kita sering bermudah-mudahan untuk menghancurkan hutan dan ekosistem alami lainnya. Kalangan pemukim dari berbagai suku dan ras biasanya membakar pohon-pohon untuk dijadikannya ladang bercocok tanam, dan beberapa hutan yang bahkan membara dibuat untuk beternak hewan atau membuat arena sabung perjudian pacuan hewan.

Menurut Harari seorang Sejarawan, revolusi agrikultur benar-benar membuka peta perjalanan ummat manusia yang baru. Selain menjadi pemukim yang serba kecukupan dan suka beranak-pinak, kita juga menjadi pemimpin dari hampir semua kerusakan di muka bumi, dan salah satu masalah terbesar yang mengancam kelangsungan hidup makhluk hidup di dunia adalah masalah deforestasi. 

Baca juga : mengapa kita percaya menanam 1 triliun pohon dapat menyelamatkan bumi?

Deforestasi Syarat akan berbagai permasalahan baik untuk alam maupun manusia itu sendiri. Beberapa dari masalah tersebut sangatlah krusial sehingga akar masalah harus segera pangkas. Meski beberapa terjadi tanpa meninggalkan banyak kerusakan, tetapi tidak peduli seberapa besar atau kecil kesengsaraan tersebut, harus dihadapi dengan sikap totalitas dan tanggung jawab.

Sejak pergantian abad ke-19 deforestrasi benar-benar telah menjadi ancaman lingkungan utama dunia. Para ilmuwan dan aktivist lingkungan membayangkan seperti apa jadinya dunia jika kehabisan atau kehilangan hutan-hutan ini. Air, Udara, makanan, dan sumber kebutuhan primer lainnya terganggu dan kita hanya hidup sendiri karena tak ada satupun hewan yang tersisa.

Meskipun hal-hal seperti itu tampak sulit dipercaya, akan tetapi kemungkinannya bisa saja terjadi terutama jika manusia tidak pernah berhenti untuk menghancurkan dan membahayakan alam. Perlu diingat bahwa semakin kita merusak alam, semakin parah juga masalah yang akan kita hadapi kedepannya.

Deforestasi di Berbagai Belahan Dunia

Dari awal kita sudah menyinggung deforestasi ini sebagai ancaman global, karena memang potensi deforestasi tidak hanya berlaku untuk area atau wilayah atau negara tertentu saja, begitupula dengan dampak luarannya.

Seluruh negara di berbagai belahan dunia biasanya pernah mengalami semua masalah yang dibawa deforestasi. Bagaimana tidak, masalahnya dihadapkan tidak hanya oleh satu benua, landmark yang paling terkenal memiliki masalah deforestasi: Afrika, Amerika Selatan, Eropa, Oceania, dan Asia.

Negara semisal afrika yang kaya dan bebudaya telah dan semakin hancur oleh masalah deforestasi. Jika kita berpikir bahwa Afrika hanyalah hutan yang luas dengan Savannah yang sangat terbuka, maka kita dapat mempertimbangkannya dua kali lagi.

Baca juga : Perubahan iklim mengancam lebih dari penyakit menular?

Merujuk kepada penjelasan African Wildlife Fondation, Bahwasannya tingkat deforestasi di afrika lebih parah 4 kali lipat ketimbang di dunia umumnya, yang dapat mencukur habis 40.000 kilometer persegi per tahunnya.

Di sisi lain, Amerika Selatan yang dikenal memiliki hutan terlebat semisal area amazon pun kini secara drastis menghadapi kehancurannya juga bahkan sangat cepat dan berintensitas tinggi.

Eropa adalah salah satu daerah paling berhutan di dunia, namun juga memiliki masalah deforestasi. Karena alasan ini pula mengapa tanah hijau Eropa hampir tak terlihat di peta-peta. Menurut laporan terbaru WWF, eropa merupakan pengimpor deforestasi dan emisi terbesar setelah cina.

Kemudian Asia, kita yang tinggal di asia telah banyak melihat berbagai alasan manusia melakukan deforestasi. Meski merupakan salah satu benua yang kaya hutan hujan tropis. Tetapi karena faktor-faktor tertentu seperti ekonomi, salah urus, dan korupsi, praktik deforestasi telah menyebar ke seluruh benua secara luas.

Yang terakhir dari benua yang sangat terpengaruh adalah Oseania. Dengan setiap detik yang berlalu, tarif hutan yang disemudikan pernah meningkat; Dan seperti Asia, mungkin sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor-faktor.

Baca Juga : Peran Religiusitas Bagi Lingkungan

gambar-deforestasi

Hal Sederhana Yang Mungkin Dilakukan Untuk Mencegah Masalah

Masalah deforestasi telah terjadi melewati perjalan waktu yang panjang, dan berbagai upaya telah datang atas kesadaran yang telah terbangun dalam upaya untuk mencoba membalikkan dan memperbaiki masalah ekologis. 

Masalah ini akan terus mengalih menjadi ancaman yang semain luas jika kita hanya terdiam. Maka kita tidak boleh meremehkan sekecil apapun usaha seseorang untuk turut serta mencegah masalah ini. Kita bisa memulai segalanya hanya dari sebatang bibit pohon dan menanamnya di depan rumah atau pergi ke lahan yang telah usang.

Cara biologis untuk melestarikan tersebut telah dilakukan tidak sedikit orang, dan ini telah terbukti sangat membantu dalam konservasi sumber daya kita. We need to take an act, and start grow 'our future'.

***

Semoga bermanfaat 😉

Deforestasi Menjadi Ancaman Global Terburuk Paling Awet
Baca juga :
Checkout Form Whatsapp
Data Anda
Data Lainnya
KIRIM