Tips Sederhana Kuasai Diri Saat Berbicara di Depan Umum (Public Speaking)

Di era terkini kemampuan berbicara di depan publik menjadi suatu aspek yang penting unutk dimiliki. Kemampuan berbicara secara mahir akan sangat menunjang kehidupan kita, baik dari sisi karir, pendidikan, hingga kehiduapn soal.

Hal tersebut tak bisa dipisahkan dari pentingnya mengutarakan gagasan dan isi hati kepada orang lain dengan tepat pada suatu proses komunikasi. Ketika gagasan kita tersampaikan dengan baik, maka orang akan berpotensi lebih mampu membaca kualitas diri kita dari sisi wawasan.

Keahlian berbicara di depan publik ini tidak dapat diraih tanp adanya proses belajar. Memang benar, setiap manusia sudah dibekali kemampuan dasar untuk berkomunikasi dan menyampaikan pesan.

Namun, keahlian berbicara di depan publik adalah sesuatu pada level lain yang harus dipelajari. Tak semua orang memiliki kemampuan tersebut, bahkan tak jarang ditemui tokoh besar dengan kemampuan berbicara yang masih sangat perlu untuk diperbaiki.

Well, membahas soal berbicara di depan publik, maka mungkin sebagian besar dari kita pernah mengalami “kegagalan” saat berbicara. Rasa grogi, over-excited, gugup, kurang percaya diri, hingga hal-hal lainnya kerap menjadi faktor pemicu terjadinya kegagalan tersebut. Alhasil, pesan dan gagasan yang ada dalam diri kita gagal tersampaikan dengan baik kepada pendengar.

Menanggapi fenomena di mana berbicara di depan publik yang menjadi penting di era terkini, maka Elgharuty akan memberikan beberapa tips untuk bisa diterapkan pada saat menghadapi momen tersebut. Yuk, disimak ya, Kawan Elgharuty!

1. Siapkan dan Kuasai Materi yang Akan Dibawakan

Penguasaan materi secara matang akan menjadikan kita siap untuk berbicara. Kita dapat menyampaikan pesan dengan mantap tanpa keraguan sebabtelah menguasai materi dengan baik.

Saat kita paham atas apa yang kita sampaikan, maka kemungkinan kegagalan komunikasi seperti “blank” dapat teratasi sebab kita bisa melakukan improvisasi berdasar apa yang telah dikuasai. Dengan menguasai materi dengan baik, maka tak perlu lagi bagi kita untuk menerka-nerka apa yang harus disampaikan berikutnya.

2. Latih Vokal dan Gaya Berbicara Sebelum Tampil

Karakteristik vokal setiap orang mungkin berbeda, baik dari timbre, volume, dan hal-hal lainnya. Namun, vokal tetap dapat dilatih agar bisa terdengar nyaman di telinga audiens, seperti melatih tempo berbicara dan mengatur besar kecilnya volume suara. Selain pada vokal, gaya berbicara juga menjadi hal yang sangat penting.

Seorang pembicara yang baik harus mampu memilih diksi dan redaksi yang tepat dalam menyusun kalimat, mampu mengatur ritme bicara, dan menggunakan bahasa yang tepat sesuai dengan klasifikasi audiens.

3. Kuasi Diri Sendiri dan Pahami Siapa Audiens Kita

Seringkali masalah muncul sebab diri kita yang terlalu khawatir dan grogi ketika hendak melakukan aktivitas public speaking. Karenanya, penting bagi setiap pembicara untuk dapat mengontrol emosi yang ada pada dirinya agar menjadi lebih tenang dan merasa aman.

Penguasaa diri juga berkaitan dengan pentingnya memahami calon audiens. Dengan memahami siapa audiens kita, kita juga bisa mempersiapkan strategi agar mampu menempatkan diri dengan baik di depan audiens.

4. Pastikan Kondisi Fisik Prima dan ‘Layak’ Tampil

Kondisi fisik yang prima akan berpengaruh besar pada performa kita saat berbicara di depan publik. Kondisi fisik yang prima ini dapat diperoleh dari dua faktor, yakni faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah kondisi pada diri kita secara natural, seperti kesehatan dan kebersihan fisik.

Kemudian, faktor eksternal dapat diperoleh dari tunjangan riasan dan busana yang baik dan sesuai acara. Dengan demikian, maka kita akan merasa bahwa diri kita layak tampil, dan dapat memasuki ruangan dengan kondisi mental penuh rasa percaya diri.

5. Fokus pada Keunggulan yang Kita Bawakan

Kita adalah manusia yang bernilai dan memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan bagaimana kualitas diri kita. Terkadang, masalah yang dialami oleh seorang calon pembicara ada pada munculnya rasa rendah diri setelah mengetahui siapa yang menjadi audiensnya. Namun, percayalah, setiap orang yang datang adalah orang-orang yang siap mendengar apa yang akan kita sampaikan.

Tak perlu membandingkan diri sendiri dengan orang lain yang ada dalam ruangan yang sama, sebab ketika kita yakin atas suatu nilai yang kita miliki, maka nilai itu akan terpancar dan menjadikan kita layak untuk didengar dan dihargai. Jadi, jangan merasa minder ya!

Nah, itulah beberapa tips sederhana yang bisa diterapkna untuk mencegah kegagalan saat berbicara di depan publik. Semoga bermanfaat ya, Kawan Elgharuty! Pernahkah Kawan Elgharuty mengalami masalah ketika hendak berbicara di depan publik? Yuk, ceritakan di kolom komentar, ya!

Additional article by Agung Zakaria (instagram.com/ag._.ng)
Tips Sederhana Kuasai Diri Saat Berbicara di Depan Umum (Public Speaking)
Baca juga :
Checkout Form Whatsapp
Data Anda
Data Lainnya
KIRIM